Restoran Cepat Saji Ancam Mundur Jadi Sponsor Piala Dunia

2
240
Restoran Cepat Saji Ancam Mundur Jadi Sponsor Piala Dunia

WORLDCUP 2018 – Gelaran turnamen akbar sepakbola empat tahunan, Piala Dunia, selalu menjadi momentum yang ditunggu-tunggu pecinta sepakbola di seluruh dunia. Piala Dunia berikutnya akan dihelat di Rusia.

Tak hanya menarik untuk memantau perkembangan soal teknis penyelenggaraan, seperti negara-negara peserta atau negara mana yang berpeluang menjadi juara. Persoalan di belakang layar pun penuh polemik.

BACA JUGA : 5 Tim Besar yang Terancam Absen di Piala Dunia 2018

Seperti dikutip Daily Mail, restoran cepat saji ternama di dunia, McDonalds, mengancam diri tak akan lagi menjadi sponsor. Ini sebagai tindakan nyata mereka untuk memerangi segala isu negatif dalam sepakbola, seperti suap, doping dan korupsi.

Pihak McDonalds menduga pemilihan Rusia sebagai tuan rumah tak lepas dari adanya kontroversi. Dan juga, Rusia belum lama ini dilanda kabar kurang menyenangkan, setelah seluruh skuat Rusia di Piala Dunia, diduga menggunakan doping, yang mana kasus ini sedang diinvestigasi oleh FIFA.

Menurut majalah bisnis, Forbes, McDonalds membayar 10-25 juta dollar per tahun. Kebersamaan McDonalds sebagai sponsor sebenarnya baru akan habis pada 2022 mendatang.

Untuk memutus kerja sama ini, McDonalds harus membayar 100 juta dollar. Kemungkinan McDonalds mengundurkan diri sampai saat ini sekitar 40-60 persen.

McDonalds memang sangat menaruh perhatian dalam sepakbola skala global. Tahun lalu, dua sponsor besar FIFA, Cola-Cola dan McDonald’s, meminta Sepp Blatter mundur dari kursi presiden organisasi itu. Kedua perusahaan besar itu menganggap bertahannya Blatter akan menghambat proses reformasi di tubuh FIFA.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY